Friday, 19 March 2010

Konferensi pers

Friday, 19 March 2010 0

Blog ini bernama anakmargonda, jika kita search di google dengan sandi “margonda”, maka indeks google halaman 1 memuat juga alamat blog gua ini.

orang yang mengunjunginya pasti akan beranggapan bahwa blog ini akan banyak bicara tentang jalan margonda dan seorang anak (dalam konotasi anak nongkrong^) yang hidup dijalan ini.

Sebenarnya, pemilihan nama anakmargonda.blogspot.com lebih karena faktor “kebetulan” saja. Apa yang saat itu tertangkap dikepala ya langsung diketik. Alhasil, terpilihlah anakmargonda sebagai alamat blog ini. Ga ada tedensi lain.

Sebenernya, Gua ga enak juga. Karena bisa aja orang yang ingin mencari tahu tentang margonda nyasar di blog gua. Hasilnya, bukan keterangan tentang jalan margonda yang didapet, Cuma tulisan tulisan “nganggur” gua aja. Untuk hal satu ini, gua meminta maaf yang selebih-lebihnya...

Dan untuk itu juga, gua bernawaitu untuk sedikit membicarakan tentang margonda di postingan-postingan gua selanjutnya.

Yaa biar sedikit “nyingkron” aja ama alamat blognya. Lagian emang gua tinggal di sekitaran jalan margonda ko, dan gua juga jadi anak nongkrong disini. Haha. So enjoy it.

Wednesday, 17 March 2010

KKN UI itu...

Wednesday, 17 March 2010 0

Ui sedang mengadakan program kuliah kerja nyata (KKN) 2010. Program ini sebenernya baru berusia dua tahun. Maklum, UI sebenenya ga punya program KKN yang bener benr KKN. buktinya, KKN Ui ini aja sifatnya pilihan, tidak wajib seperti di universitas-universitas lain. Kabar burung bilang, dulu sih UI pernah punya wajib KKN. tapi sekarang udah ga lagi. entah kenapa. Mungkin 2 tahun terakhir UI mau memulainya lagi, pelan-pelan.

Hampir sama seperti KKN mahasiswa pada umumnya, yang “sok sok” menyatukan dan membantu masyarakat, pun juga KKN UI 2010. Program ini nantinya bakal berupa comunity development semisal pembangunan infrastruktur dan pelatihan masyarakat. Setelah desa dibangun, infrastuktur ada, masyarakat mulai belajar berjalan sendiri, kita tinggal meninggalkannya begitu saja kan? Grrrr….

Tapi Bukan Aku..

Eh salah.

Tapi Bukan ITu. Masalahnya justru lokasi KKN UI 2010 ini.

Lokasi KKN Ui kali ini adalah pulau-pulau terluar Indonesia. Para peserta bebas memilih kurang lebih 12 pulau terluar Indonesia!! What the Fact!!!

Ada Pulau rote di ujung selatan, pulau we di utara, merauke di timur, Pulau berhala, dana, miangas!!!, sebatik, selaru, Wetar!!

grrrrrrrhhh

dann “sial”.

gua ga bisa ngikut program ini. Bukan karena syarat-syarat yang ga mencukupi. Tapi karena gua harus lulus 4 tahun. Dan untuk lulus 4 tahun itu, gua ga ngikut kkn UI yang sangat amat sungguh gua dambakan ini.

Semua bermula dari “ketololan” gua. Ip gua yang ga bangus-bagus amat dan ga jelek jelek amat, membuat gua harus sadar diri kalau mau tepat lulus 4 tahun. Riskan kalu gua tetep ikutan KKN. Karena berarti kalau gua ngikut, berarti gua ga ambil Semester pendek, dan konsekuensinya gua harus mengambil beberapa mata kuliah wajib di semester 8!! Plus dengan skripsi!. What a game!

Yyaa jadi, untuk KKN ini gua dengan sangat amat berat hati "melepasnya". pergi.

Gua sadar lah, kalau gua tetep ikut KKN maka peluang gua lulus 4 tahun bakal susah banget, dan itu berarti peluang gua cepet gawe juga berkurang dan lebih kesananya lagi, gua ga bisa tuh cepet2 ngebantu bonyok gua.

Arrrrgg what a live!!

Sunday, 14 March 2010

All is well

Sunday, 14 March 2010 0

“ kamu tahu, hati kita ternyata sangat penakut”. Dia takut ama banyak hal. Kalau kita mau bicara di depan umum , dia takut, kita mau ambil resiko buat suatu hal dia takut, bicara jujur dia kadang takut, buat menghadapi masalah tertentu, dia juga takut.

Jadi hati kita butuh bantuan buat keluar dari rasa takutnya itu.

Apa yang bisa membantu? Pikiran kita. Pikiran kita ga boleh takut.

pikiran kitalah yang harus membantunya keluar dari ketakutan. Katakan “All is well”. Berkali kali. Disini. Tepat di hati. Itu cara gua buat memanipulasi ketakutan hati gua. Selebihnya, lo cuma tinggal percaya. Kalau hati kita bisa dimanipulasi, dan semua akan baik baik saja.

Friday, 12 March 2010

Friday, 12 March 2010 0
If your hopes scatter like the dust across your track
I'll be the moon that shines on your path
The sun may blind our eyes, I'll pray the skies above
For snow to fall on the Sahara
If that's the only place where you can leave your doubts
I'll hold you up and be your way out
And if we burn away,
I'll pray the skies above for snow to fall on the Sahara

Wednesday, 10 March 2010

Jalan Terus

Wednesday, 10 March 2010 0

Gua mulai membuat tulisan-tulisan serius. Dalam arti essay, karya ilmiah dan sebagainya.

Dan kau tau kawan apa artinya?

-------it’s a S U C K!-------

Bikin kalimat yang sesuai dengan tata bahasa emang susah susah susah. Alias ga ada gampangnya.

Contoh paling konkrit ya diri gua. 1 minggu gua pantengin buat bikin sebuah tulisan “berat” , yang bisa gua kirim ke Koran, atau ke suatu lomba, dan tulisan itu nantinya bakal jadi solusi permasalahan bangsa dan pada akhirnya gua disebut sebut di halaman depan Koran atau masuk berita sebagai orang yang jago. Orang yang pinter. Masuk nominasi NOBEL kalo bisa.

But, sorry to say.

Gua G A G A L.

Otak gua rumit. Butuh banyak contekan buku dan literature buat membuat frase frase itu memiliki makna yang bisa dibaca “enak” ama orang lain.

Butuh beberapa jam buat mengartikan apa yang dimaksud buku dengan apa yang ingin gua maksudkan. Halah itu deh pokoknya.

Yaaa tapi biar gitu, kabar baiknya gua ga bakal nyerah lho.

Kaya ponakan gu a aja. Biar jatoh, biar nangis , biar benjol tu kepala. Tetep.


JALAN TERUS JACK!

Tuesday, 2 March 2010

seorang bodoh

Tuesday, 2 March 2010 0
kali ini saja izinkan otakku berhenti berfikir.
memikirkanmu.
kalau tidak bisa, cukuplah saja aku tahu.

kali ini saja izinkan muluku berhenti berucap.
memujamu.
kalau tidak bisa, maka cukup sajalah aku tahu.

kali ini saja, tolong buat mataku sejenak tak melihatmu.
kalau tidak bisa juga, maka cukup aku tahu,

dan untuk kali ini saja, tolong buat aku mati rasa. kaku.
kalau tetap tidak bisa juga,
maka mengertilah aku.

ah..andai saja ada suatu, apapun itu.
dan dirimu tak ada.
hah..
bodohnya aku.

Ciceri jaya

Aku lahir disini. Di sebuah desa sepanjang jalan jendral sudirman serang. Desa kecil, tak lebih dari 5 hektar saja.

Aku dibesarkan di desa ini.

Tanahnya aku jejaki sedari aku mulai belajar menapak di bumi.

Udaranya aku hirup nikmat setiap hari.

Airnya pun kuminum, kutenggak buat memuaskan dahagaku.

Jadi sama sekali tidak ada alasan buatku untuk tidak mencintai desaku ini.

Desa Ciceri jaya sudah bulan lagi desa ciceri jaya yang dahulu.

Tempat aku bermain petak umpet, petasan, gobag, pistol-pistolan, sampai main ayah-ibu bersama teman-temanku itu kini telah berbeda. para tetua desa sudah banyak yang berpamit ke lain dunia. sawah-sawah hijau itu telah lama dilindas buldoser, layang-layang pun semakin sulit kami mainkan lagi. angkasa penuh dengan antena dan parabola.

Lapangan yang dahulu luas untuk tempat bermain kami, kini tergerus aspal dan beton tinggi-tinggi yang angkuh.Warga kami tidak dapat lagi menikmati lapangan kami sendiri. Tergusur pembangunan. Termasuk rumah tempat aku dibesarkan.

Ciceri jaya. tanah moyangku, saat ini telah tersentuh rencana besar serakahnya kota. Kota yang juga berisi manusia.

Satu persatu sahabat kecilku pergi meninggalkan desa, kebanyakan mereka tidak kembali lagi. entah kemana.

Tak ada lagi anak-anak bersemangat mengaji setelah adzan magrib tiba. Tidak ada lagi masjid yang penuh aktifitas anak muda yang semangat mengkaji ayat ayat surga.

Tidak lagi ada sapa hangat antar warga atau kue hangat yang dimasak dan diantarkan tetangga.

Inilah kenyataan. Semaunya tidak pernah akan sama lagi.

bLog juga hasiL karya hak cipta !
 
Blog Anak Margonda ◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates